Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Kisah Di Balik Desain Sebuah Logo

Sunday, September 6, 2009 0 comments

Logo itu harus mencerminkan banyak hal yang berkaitan dengan institusi yang diwakilinya. Berikut sedikit trik sederhana mendesain logo yang gampang-gampang susah itu.

Membuat logo perusahaan atau institusi seringkali menjadi satu permasalahan yang cukup pelik, karena begitu banyak kepentingan dan konten yang harus diwakili dalam desain logo tersebut.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat kita menentukan desain logo tersebut layak atau tidak:

  • Filosofi, visi dan misi perusahaan atau institusi
  • Brand Image yang ingin dibangun
  • Brand color
  • Bidang usaha corporate dan anak usahanya, bila yang didesain adalah anak usaha.

Setelah ide mengkristal dan mulai ada beberapa desain, step selanjutnya adalah membuat beberapa contoh desain dengan mode full color, black and white, serta one color. Apabila komposisi warna menggunakan mode gradasi, ada baiknya dibuat juga mode tanpa gradasi. Tujuannya adalah untuk melihat tingkat visibility logo saat diletakkan di berbagai tempat dan latar belakang.
Untuk mempermudah pemahaman 4 point tersebut, saya akan mengilustrasikan pada kasus proses desain logo di bawah ini :

ByteCode FreeSource

Jenis Perusahaan : Jasa layanan pengembangan dan konsultan software berbasis opensource
Filosofi Perusahaan : Berbagi ilmu dengan sesama
Visi dan misi : Mengembangkan software berbasis OpenSource dan komunitas
Corporate Color : Hijau dan orange
—————————————————————————————–

Setelah melihat basic data diatas, kita bisa mulai surveyke perusahaan sejenis. Bagaimana mereka mencitrakan diri mereka ke dalam logo. Setelah usai mensurvey, kita buat beberapa pembeda berdasar perbedaan filosofi, visi, misi, dan point of view.
Keterangan Logo :

  • Anagram dari huruf B dan C
  • Lingkaran saling bersambung yang menggambarkan siklus saling berbagi dan saling memberi
  • Warna hijau melambangkan kesejukan dan kesuburan
  • Warna orange melambangkan semangat

Mengapa Logo itu digunakan dan dipilih ? Karena dari hasil tes warna, logo tersebut bisa nampak di background apapun.

Mode Full Color tanpa gradasi:

Mode 1 warna (Orange dan Hijau):

Jadi apabila Anda pesan logo kepada desainer, minta mereka untuk membuat mode full color tanpa gradasi, mode 1 warna dan mode B/W. Bisa juga anda minta untuk memecah warna dalam mode CMYK untuk lebih menajamkan penampilan logo anda nantinya.

Sumber: http://netsains.com/2007/10/kisah-di-balik-desain-sebuah-logo/

Read the full story

Yuk Kita Jadi Hacker

Di blog saya, harry.sufehmi.com, salah satu artikel paling populer adalah tentang hacker indonesia. Padahal itu merupakan artikel lama, ditulis di awal tahun 2006. Ajaibnya, sampai sekarang masih saja terus dikomentari. Rata-rata isinya sama, minta diajari cara untuk menjadi hacker yang mumpuni.

Orang Indonesia itu sebetulnya banyak yang luar biasa. Tidak percaya? Lihat saja, akses internet mahal, lambat, tapi tetap saja menjadi komunitas yang signifikan di YahooGroups.com
Seperti beberapa kawan-kawan di berbagai lokasi, mereka berhasil merintis bisnis di Internet, dan bisa bekerja dari rumah dengan tenang. Pendapatannya tidak usah ditanya, beberapa bisa mencapai angka nyaris Rp 100 juta per bulan.

Contoh lain, ketika kita melihat grafik “blog belt” dari BusinessWeek, daftar kota-kota yang paling aktif kegiatan blogging-nya. Apakah ada Tokyo disitu? Tidak. Hongkong? Tidak. Berlin, Sydney, Kuala Lumpur, Bangkok? Tidak. Nah, siapa sangka justru Jakarta ada disitu? Wow.

Atau seperti banyak kawan-kawan pakar IT di luar negeri. Yang pada kaget ketika melihat rekan-rekan etnis Cina, India, dan lainnya. “Lho, kita ternyata masih jauh lebih pintar daripada mereka ya?” Mereka terkejut sekali. Tidak dibuat-buat.

Dalam segala keterbatasan kita, orang Indonesia tetap bisa berprestasi. Dapat dibayangkan bagaimana jadinya jika kita semua terfasilitasi dengan baik. Bisa-bisa Indonesia menjajah Internet ya?

Beberapa cuplikan di atas sedikit lamunan saya saja. Potensi kita besar, tapi kadang kita tidak sadar. Atau sering menghadapi kesulitan untuk dapat mengembangkannya. Namun ini seringkali bisa diatasi dengan kegigihan. Seperti cerita seorang kawan, yang rela sampai menginap di laboratorium kampusnya agar bisa bebas belajar komputer. Dia tidak sanggup membeli komputer sendiri. Sekarang dia sudah menjadi pakar IT di salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia.

Lantas apa hubungan semua ini dengan hacker? Ketika disebut kata “hacker”, yang sering terbayang di benak kita adalah sosok pakar komputer ala Kevin Mitnick yang duduk di depan komputer 20 jam sehari, dengan lincah berpindah dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya.

Namun, juga ada hacker-hacker lainnya.Pak Onno misalnya adalah salah satu hacker kita. Bayangkan, siapa sangka ternyata wajan bisa menjadi antena wireless? Atau Pak Johar dan kawan-kawan, yang memungkinkan biaya akses internet menjadi lebih ekonomis (dan keuntungan lainnya) dengan bergotong royong membuat IIX (Indonesian Internet Exchange)? Atau kawan-kawan di AirPutih, yang memungkinkan komunikasi segera mulai berjalan kembali pasca tsunami ? Atau rekan-rekan di MicroAid Projects, yang memungkinkan orang dari seluruh dunia untuk memberikan sumbangan modal usaha ke berbagai UKM di pelosok Indonesia? Atau kawan-kawan di AWALI.org, yang memungkinkan warnet berjalan dengan Linux dengan lebih mudah ? Dan sangat banyak lagi lainnya yang tentu tidak bisa saya sebutkan

semuanya.

Hacker: hack.er = an expert at programming, solving problems with computer.

Ketika melihat kawan-kawan kita tersebut, saya jadi bangga menjadi orang Indonesia. Dengan segala keterbatasan, kekurangan, permasalahan, masih banyak yang tetap bisa berbagi dan sangat bermanfaat bagi sesamanya.

Hidup hacker indonesia. Merdeka !

sumber: http://netsains.com/2007/09/yuk-kita-jadi-hacker/

Read the full story

Menyambut Lebaran dengan Amal kepada kaum dua'fa

Thursday, August 27, 2009 0 comments

Dalam rangka memnyambut lebaran ada baiknya kita semau harus berbagi dengan orang yang dalm hidupnya kurang beruntung contohnya saya ini hehehe... kehidupan yang serba pas-pasan menjadi kendala baru bagi kaum duafa dalam menjalankan puasa kita sebagi orang ang lebihi mapan dari mereka sudah selayaknya menjadi penolong bagi mereka bukan bermagsud merendahkan mereka tapi menolong atas dasar insting sebagai manusia normal.

Bila kita melihat di kota-kota besar para selebritispun ikut mengamalkan harta benta yang merejka sudah peroleh dengan cara membegi-bagikan sembako ataupun makanan jadi yang siap makan. bagi mereka makan itu sangat berarti lebih dari sekedar membantu meringankan beban ekonomi saat hari itu tapi saya yakin mereka bangga dengan orang-orang yang bermurah hati masih ada yang membuat mereka berarti dalam segala keterbatasannya...
Read the full story

Lebaran sebentar lagi

Tuesday, August 25, 2009 0 comments

Lebaran sebentar lagi karena bulan tersebut adalah bulan yang sangat spesial, tentunya kita pun harus menyambutnya dengan cara yang spesial pula. Untuk sementara, hentikan dulu yuk mimpi-mimpi nggak penting kita dan mulailah untuk melakukan hal-hal positif yang lebih berguna, istilah kerennya sih Stop Dreaming Start Action.

Banyak hal yang harus kita kurangi porsinya dan dialihkan ke hal-hal yang lebih bermanfaat, misalnya, daripada keasyikan main game online atau keasyikan dengan read Naruto manga, bukankah lebih baik membaca Al - Qur'an ?

Tidak bermaksud menggurui dengan artikel ini, hanya sekedar sharing, karena tidak ada salahnya berbagi hal yang baik. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk semua.

Agar puasa Ramadhan dapat dikerjakan dengan sempuma dan mendapatkan pahala dari Allah SWT, maka hendaknya melakukan hal-hal berikut:

1. Mempersiapkan jasmani dan rohani, mental spiritual seperti membersihkan lingkungan, badan, pikiran dan hati dengan memperbanyak permohonan ampun kepada Allah SWT dan minta maaf kepada sesama manusia.

2. Menyambut bulan suci Ramadhan dengan rasa senang dan gembira karena akan meraih kebajikan yang berlipat ganda.

3. Meluruskan niat yang tulus ikhlas, hanya ingin mendapat ridha Allah SWT. Karena setan tidak akan mampu mengganggu orang yang tulus ikhlas dalam ibadah. Sebagaimana firman Allah dalam surat al­-Hijr ayat 39-40 yang artinya "Iblis berkata: Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka.

4. Berpuasa dengan penuh sabar untuk melatih fisik dan mental, karena kesabaran itu akan mendapat pahala yang sangat banyak. Allah SWT berfirman:
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS Az-­Zumar: 10)

5. Segera berbuka jika waktunya sudah tiba dan, mengakhirkan makan sahur. Rasulullah SAW bersabda: Umatku senantiasa berada dalam kebaikan jika mereka menyegerakan buka dan mengakhirkan sahur. (HR Ahmad).

6. Berdoa waktu berbuka.
Rasulullah SAW selalu berdoa ketika berbuka puasa, dengan membaca doa yang artinya:
Ya Allah, Aku berpuasa hanya untuk­Mu dan dengan rizki-Mu aku berbuka. (HR. Abu Dawud)
Hilanglah rasa haus, tenggorakan menjadi basah, semoga pahala ditetapkan, Insya Allah. (HR Abu Dawud)

7. Berbuka dengan kurma, atau air. Rasulullah SAW bersabda:
Rasulullah SAW berbuka puasa dengan kurma basah sebelum shalat maghrib, jika tidak ada maka dengan kurma kering, dan jika tidak ada maka berbuka dengan beberapa teguk air. (HR Abu Dawud)

8. Bersedekah sebanyak-banyaknya. Karena sedekah yang paling baik adalah pada bulan Ramadhan.

9. Memperbanyak membaca Al-Qur’an, menghayati dan mengamalkannya, sebagaimana Rasulullah SAW setiap bulan didatangi Malaikat Jibril untuk mengajarkan Al­Qur'an. Al-Qur'an yang dibaca pada bulan Ramadhan akan memberi syafaat kepada pembacanya kelak di hari kiamat.

10. Meninggalkan kata-kata kotor dan tidak bermanfaat, karena akan menghilangkan pahala puasa. Rasulullah SAW bersabda:
Siapa saja (selagi puasa) tidak meninggalkan kata-kata dusta dan melakukan berbuat tidak bermanfaat, maka tidak ada artinya disisi Allah, walau dia tidak makan atau minum. (HR Bukhari)

11. Tidak bermalas-malasan dalam semua aktivitas dengan alasan berpuasa, karena puasa bukan menghambat aktivitas dan produkvitas justru meningkatkan prestasi.

12. I'tikaf di masjid terutama pada 10 hari akhir bulan Ramadhan. Rasulullah SAW membiasakan I'tikaf pada sepuluh hari terakhir tiap bulan Ramadhan. Dalam sebuah riwayat disebutkan, yang artinya :
Nabi SAW selalu I'tikaf pada 10 hari terakhir bula Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian istri-istri beliau juga beri’tikaf setelahnya. (HR Bukhari)

13. Memperbanyak ibadah, shalat malam dengan mengajak keluarga untuk ibadah malam.

Apabila memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah SAW lebih giat ibadah, menghidupkan malam dan membangunkan keluarganya. (HR Bukhari)

14. Bagi yang mampu dianjurkan untuk Umrah dibulan Ramadhan, karena pahala-nya seperti berhaji.

15. Memperbanyak membaca Tasbih, karena sekali tasbih dibulan Ramadhan lebih baik dari seribu tasbih diluar Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda:
Sekali membaca tasbih dibulan Ramadhan lebih baik dari 1000 kali tasbih di luar bulan Ramadhan. (HR Tirmidzi)
Read the full story